‘Death March Club’ Ungkap Cerita & Karakter

Izanagi Games telah membuka situs resmi dan akun Twitter untuk “Death March Club,” adventure game dari Too Kyo Games dan Grounding. Selain itu, Kotaku juga mendapatkan screenshot perdana dari game ini.

Sinopsis

Bunuh 12 orang? Anak 12 tahun bermain. 12 death game.

Sebuah SD biasa di Tokyo, tetapi memiliki kelas “LOSER” yang berisikan berbagai anak yang drop-out. Reycho adalah anak aneh yang berada di kelas ini. Di suatu hari pada musim panas, kelas Reycho sedang dalam perjalanan school trip tetapi busnya kena bencana longsor.

Para siswa terbangun… tetapi mereka berada di theme park di bawah laut. Theme park ini harusnya sudah tutup sejak lama, Reycho dan teman-temannya terjebak di reruntuhan yang menyeramkan. Seorang badut tiba-tiba muncul dan meminta anak-anaknya untuk bermain game saling membunuh. Tanpa mengerti apa-apa, Reycho dan teman-temannya terjebak dalam permainan yang mematikan.

Bagaimana anak-anak ini bisa menyelamatkan diri dari situasi yang gila ini? Ketika mereka kebingungan, kekuatan misterius muncul dalam tubuh mereka.

Di saat yang sama, situasi darurat terjadi di atas air.

Karakter

Reycho

Anak yang penuh rasa ingin tahu akan segala hal. Dia terlibat dalam situasi krisis, bukan karena dia berani, tetapi karena dia tidak menyadari potensi resikonya. Dia adalah bocah, baik dalam arti baik dan buruk. Dia tidak dewasa dan naif.. dan tidak mengerti perempuan.

Vanilla

Anak perempuan yang selalu bahagia tetapi gila. Dia benar-benar aneh dan sering diabaikan oleh teman-teman sekelasnya. Dia pura-pura bodoh, tetapi sebenarnya adalah jenius. Dia adalah salah satu yang pertama yang menyadari konspirasi yang dilakukan oleh para orang-orang dewasa.

Staff

  • Creative Director: Kazutaka Kodaka
  • Scenario & Director: Kotaro Uchikoshi
  • Character Designer: Take
  • Director: Takumi Nakazawa
  • Art Director: Kentaro Yoshida
  • Producer: Shinsuke Umeda
  • Development Producer: Yukio Futatsugi

Screenshot

Death March Club akan rilis untuk PC pada tahun 2020.

Sumber: Gematsu



from WordPress https://ift.tt/2BYCRIX